Rabu, 13 Maret 2013

Mesin Pertanian Modern

“mesin ini punya kebolehan dua guna yang bisa dirubah jadi mesin bajak. dengan demikian kalau buatan sendiri udah dapat dihandalkan, untuk apa import lagi serta yang jelas mesti dapat dukungan, ” dahlan iskan mengimbuhkan.

layaknya yang kita pahami mesin pemanen padi import yang dengan harga beroleh rp300 jutaaan ditambah dengan mesti punya kendaraan untuk membawa mesin ini ke sawah, gara-gara roda tidak mampu diganti dengan roda jalur raya. namun mesin produksi didalam negri cuma berkisar di harga 50 jutaan, yang pasti dengan koperasi atau layanan perbankan yang bakal menunjang anda didalam kredit kepemilikan mesin ini.
kemungkinan didalam kapasitas panen serta kecepatan, mesin pemanen impor memanglah tambah baik, dibanding mesin pemanen buatan didalam negeri. tetapi perbedaan itu tidak terlampau penting, kata mentri bumn itu.

serta tak hanya harga serta mutu, mesin ini juga punya kinerja yang mudah untuk dioperasikan beberapa petani kita, gara-gara kendati mentri bumn kita ini baru saja coba mesin ini, beliau udah amat lancar waktu mengoperasikannya.

hadirnya mesin pemanen padi ini dapat karena sulitnya tenaga kerja dibidang pertanian yang susah ditemui sekarang. ditambah, kebolehan mesin ini yang sanggup meminimalisir kehilangan gabah hingga 2%, yang ketimbang 12% kehilangan gabah kalau dilaksanakan oleh petani dengan manual dengan tangan. “dengan demikian, beberapa petani udah beroleh dua keuntungan sekalian, ” semakin dahlan iskan. beliau amat beri dukungan kalau beberapa petani punya hasrat untuk menggunakan mesin buatan didalam negri ini dengan catatan cocok dengan keperluan di lapangan juga. gara-gara semua suatu hal lantas haru ada perhitungannya, agar tidak memberatkan petani itu sendiri, kata mentri bumn ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar