Jumat, 22 Februari 2013

Perbandingan Mesin Perontok Padi yang Semi Mekanis dan Mekanis Penuh

Di jaman sekarang ini kebutuhan pertanian yang bermekanisme semakin tinggi diiringi dengan sulitnya mencari tenaga kerja di bidang pertanian yang tentunya disebabkan oleh kenaikan upah di masyarakat pedesaan tersebut. Indikator yang paling sederhana dalam mengetahui, dimana mekanisasi peralatan pertanian semakin diperlukan bisa dilihat dari peningkatan jumlah alsintan, terutama didaerah yang masih produktif. Dari tahun 1973 sampai dengan saat ini peningkatan itu terus terjadi. Seperti contoh penggunaan mesin pembajak setiap tahunnya terus naik namun mesin pembajak tersebut sangat mudah untuk ditemukan, ini sangat berbeda dengan mesin perontok padi yang jumlahnya masih sedikit dan tidak berbanding dengan luas areal sawah yang masih produktif. Padahal, bisa dibilang mesin perontok padi ini mempunyai peran yang sangat penting dalam mengurangi potensial padi yang berjatuhan pada saat panen.


Petani masih banyak menggunakan perontok padi jenis pedal yang memiliki konstruksi sangat sederhana, dan dibuat oleh petani itu sendiri dan dalam pengoperasian tidak berbeda dengan mesin perontok padi yang modern, serta jenis pedal ini memang lebih mudah dijinjing ketengah sawah, namun dari tingkat hasil panen, jenis pedal ini berpotensi kehilangan gabah sampai 12%.


Mesin ini mempunyai fungsi dan tujuan yang sama dengan alat perontok padi jenis pedal. Namun mesin perontok padi dengan mekanisme penuh ini dapat membantu para petani sampai 500% lebih dibanding dengan alat jenis pedal yang dibuat petani secara manual. Mesin perontok padi ini mempunyai keunggulan seperti, padi langsung terpisah dengan jerami yang bisa langsung kita masukan ke dalam karung-karung untuk di bawa atau ditimbang.

Perkembangan mesin perontok padi inipun semakin canggih, saat ini mesin ini bisa dimultifungsikan sebagai mesin perontok kedelai, jagung, dan hasil panen lainya, jadi mesin ini tidak diperuntukkan sebagai alat untuk merontokan padi saja. Mesin perontok ini bisa Anda dapatkan dengan harga 8jutaan untuk bermesin bensin dan harga untuk yang bermesin disel sekitar 16jutaan, namun kini sudah banyak beredar mesin-mesin buatan Indonesia yang tidak kalah kualitasnya dengan harga yang lebih murah.